Langsung ke konten utama

Postingan

Jangan Jatuh Cinta

Aku beritahu ya? Jangan jatuh cinta cepat-cepat bila dia tak tepat. Jangan berpikir cinta melulu jika jika rindu tertahan di lidahmu yang kelu. Jangan coba-coba jika hanya ingin merasa nikmat saja. Cinta tak melulu soal rasa,  Cinta tak melulu soal rindu. Meskipun cinta terkirim satu paket dengan rasa sakit, namun cinta membuatmu nyaman dengan sakit itu. Cinta membuatmu tentram dengan sakit itu.  Meskipun kau tahu cinta datang bersama dengan rasa sakit, kau tak pernah menyanggahnya. Kau tak pernah berusaha menahannya.  Kau tak ingin menolaknya. Karena dirimu hanya ingin mencari pengalaman.  Mencari orang yang tepat. Mencari suasana baru. Mencari hati baru. Mencari.... ... pelarian dari rasa sepi yang tengah melingkupimu. Jadi dengarkan aku, kawan. Sekali saja, dengarkan aku. Jika kau tak ingin tahu sakitnya menahan cinta, sakitnya jatuh cinta, sakitnya patah cinta, Jangan jatuh cinta. — kaniyoàraa

Aneh Rasanya

Aneh rasanya ketika melihatmu kini bergandengan erat dengan yang lain. Tangan hangatmu yang biasanya menggenggam jariku yang terus menggigil, pun senyuman hangat yang tak lagi mengarah istimewa kepadaku seorang.  Aneh rasanya ketika hanya mampu melihatmu dari kejauhan. Bibir ini kelu hanya untuk sekedar memanggil namamu. Padahal tak jauh jarak antara kau dan aku. Ah, ada dia yang kini berada di sampingmu. Karena biasanya di situ ada aku, dan kau kini tak mau lagi berpaling ke arahku. Aneh rasanya ketika tiba-tiba kakiku membawaku untuk mengikutimu. Aku rindu suaramu, aku rindu tawamu. Dan hanya ini yang bisa kulakukan sebagai obat rindu. Aneh rasanya ketika menyadari bahwa kini aku sendirian. Aku yang seringkali mengais perhatianmu, menyita waktumu, kini  diam tak tahu lagi kemana diri ini harus menghalau sendu. Jangankan itu, rasa sayangku kepadamu pun tak tahu lagi harus kubuang kemana. Semua sudut kota penuh akan kenangan kita, sayangku. Aku terlalu takut...

Rasa Suka itu Egois

Apa itu rasa suka? Dulu, aku benar-benar tak mengerti makna dari kata 'suka'.  Ketika semua temanku berkata bahwa mereka menyukai k-pop dan meneriaki biasnya, aku mencoba untuk 'menyukai'nya juga meskipun aku sama sekali tidak memahaminya--dan tidak benar-benar menyukainya. Aku tak mengenal siapa saja anggotanya, tak mengerti seberapa banyak lagunya, tak tahu riwayat singkat tentang mereka, tak tahu apapun. Zero. Ketika ada temanku yang lain menyukai sebuah fandom dari suatu anime, akupun juga ikut mencoba 'menyukai'nya meskipun sebenernya tak tertarik sedikitpun.  Ketika ada seseorang bilang bahwa dia menyukaiku, aku hanya tersenyum dan membuka pintuku lebar-lebar. Aku kembali mencoba 'menyukai' keberadaannya di sekitarku, meskipun sebenernya aku tak ingin dia ada.  Aku benar-benar tak pernah memahami makna dari 'suka', aku hanya menerima kehadiran orang-orang baik dan 'kesukaan' mereka yang mungkin ...

Aku

Terkadang aku ingin berhenti menulis. Meskipun itu keahlianku, meskipun itu kegemaranku, meskipun hanya itu yang bisa kulakukan. Ku selalu merasa menulis sangat menyenangkan. Namun di sisi lain, menulis benar-benar terasa menyakitkan. Kau tak tahu sesak yang menyergap ketika pikiran cemerlang tertahan jemari yang tak mampu menggoreskan pena. Bagaimana kau meratapi setiap diksi hampa yang tertulis tanpa makna. Bagaimana kau menyadari tak ada perasaan yang tertuang dalam karya.         Kau bahkan tak tahu, atau bahkan tak menyadarinya. Kehadiranmu membuatku semakin sulit. Semua rasa melebur dalam dada, karena cinta yang kau cipta. Aku kalut, bingung, tapi tak menolaknya. Aku menikmatinya, aku menyukainya. Meski membuat otak ini hanya terisi olehmu, meski itu membuat semua diksi beraturan menjadi barisan gombalan, meski itu membuat degup jantung tak beraturan dan menyesakkan. Aku sangat menikmatinya. La...